Macam-Macam Media Tanam Bunga Anggrek

media-tanam-anggrek-dengan-sabut-kelapa

Hal pertama yang harus dipersiapkan atau diperhatikan sebelum melakukan budidaya tanaman hias anggrek adalah media tanam yang digunakan. Media tanam harus betul-betul diperhatikan sesuai dengan jenis dan karakteristik tanaman hias anggrek yang hendak anda tanam. Semua asupan air dan unsur hara yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anggrek agar menghasilkan bunga yang cantik didukung oleh media tanamnya.

Media tanam untuk tanaman hias anggrek sendiri ada berbagai macam, penggunaan media tanam ini disesuaikan dengan ciri dan jenis bunga anggrek yang hendak kita tanam. Berikut macam-macam media tanam bunga anggrek yang umum digunakan.

media-tanam-anggrek-dengan-sabut-kelapa

Macam-macam media tanam bunga anggrek

a. Pecahan Batu Bata atau Genteng Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek
Kedua media ini yakni dari batu dan pecahan genting sangat cocok dijadikan sebagai alternatif media tanam hias anggrek. Peletakan pecahan batu bata biasanya diletakkan dibagian bawah dasar pot. Media tanaman ini mempunyai kelebihan sebagai tempat melekat atau menempelnya akar, menjaga kelembapan sekitar akar, dan sebagai tempat menampung asupan air serta larutan unsur hara yang penting untuk pertumbuhan tanaman hias anggrek. Kelebihan lain dari media ini adalah tidak mudah lapuk dan sistem drainase dan aerasinya cukup baik. Kedua media ini cepat ditumbuhi lumut, oleh karenanya jika media sudah mulai ditumbuhi lumut, sebaiknya anda segera mengganti dengan media tanam baru.

b. Pakis Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek
Media tanam selanjutnya adalah media tanam dari pakis, keunggulan dari media ini adalah tidak mudah lapuk, daya ikat air yang baik, dan memiliki aerasi dan drainase yang cukup baik. Sebelum menggunakan media pakis, ada baiknya anda merendamnya terlebih dahulu dengan larutan pupuk NPK. Pakis yang hendak digunakan didalam pot baiknya berupa potongan-potongan yang tidak terlalu halus. Jika pakis dipotong terlalu halus maka akan menyebabkan kelembapan tinggi yang akan menimbulkan penyakit busuk pada akar. Selain itu, agar media tanaman ini terhindar dari inokulum yang merupakan sejenis lumut anda bisa mencelupkan media pakis ke dalam larutan fungisida, dan mencelupkan ke dalam larutan insektisida agar terhindar dari hama semut dan serangga lainnya.

Baca Juga  Syarat untuk Memilih Tanaman Hias Indoor

c. Serutan atau Potongan Kayu Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek
Media tanam yang satu ini banyak banyak digunakan untuk jenis tanaman hias bunga anggrek terestrial (jenis bunga anggrek tanah). Serutan atau potongan kayu mempunyai sistem aerasi dan drainase yang baik, akan tetapi daya serap airnya kurang baik. Kekurangan media tanam yang satu ini adalah terbatasnya unsur hara Nitrogen. Proses pelapukan media ini berlangsung lambat dikarenakan kayu banyak mengandung senyawa yang sulit terdekomposisi, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Sebelum menjadikan tanaman atau potongan kayu sebagai media tanam anggrek, ada baiknya anda rendam terlebih dahuli dengan larutan pupuk urea dan TSP. Sebagai pencegahan hama dan penyakit pada media tanam jenis ini, saat melakukan perendaman dengan pupuk anda bisa juga menambahkan larutan pestisida. Untuk menyimpannya, media serutan kayu dimasukkan ke dalam karung dan disimpan di tempat yang kering.

d. Sabut Kelapa Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek
Media tanam ini mempunyai daya simpan atau daya tampung air yang sangat baik, juga mengandung berbagai macam unsur hara yang penting untuk pertumbuhan anggrek. Sabut kelapa yang hendak dijadikan media tanam anggrek sebaiknya berasal dari kelapa yang sudah tua dan dipotong-potong sesuai dengan ukuran pot. Kelemahan media ini adalah mudah lapuk dan membusuk. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menjadi sumber penyakit. Sebelum digunakan, media tanam sabut kelapa sebaiknya direndam ke dalam larutan fungisida. Media tanam sabut yang tidak digunakan harus disimpan di tempat yang kering dan sejuk.

e. Arang Kayu Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek
Media tanam arang kayu memiliki kemampuan mengikat air yang cukup baik. Dibandingkan dengan media sabut kelapa, kemampuan mengikat air arang kayu masih lebih rendah, miskin unsur hara dan harganya relatif mahal. Kelebihan yang dimiliki media ini adalah tidak mudah lapuk dan tidak mudah ditumbuhi cendawan dan bakteri. Media bersifat buffer yang berarti kesalahan pemupukan (kelebihan dosis pupuk) masih bisa ditolerir. Sebelum menggunakannya, arang kayu sebaiknya direndam terlebih dulu ke dalam larutan pupuk NPK. Karena sifat media tanam ini yang mudah berjamur, sebaiknya pada saat perendaman dengan larutan pupuk ditambahnkan juga dengan larutan fungisida. Dalam penyimpanannya, media arang bisa dimasukkan ke dalam karung dan disimpan di tempat yang kering.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Kentang untuk Pemula

f. Moss Kadaka Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek
Kadaka adalah jenis tanaman marga paku-pakuan, bentuknya menyerupai rumput. Moss Kadaka tumbuh dan melekat pada batang pohon besar yang terdapat dihutan. Kadaka biasanya dijadikan sebagai media tanam bunga anggrek epifit maupun terestrial. Jaringan tanaman kadaka yang sudah mengalami pelapukan mengandung unsur hara yang dibutuhkan bunga anggrek. Media memiliki kelebihan dengan sifat dapat mengatur kelembapan, sehingga tidak mudah menjadikan akar pada tanaman bunga anggrek membusuk. Media tanam ini sangat awet sehingga dapat anda gunakan dalam jangka panjang hingga 1 tahun. Seperti halnya media tanam lainnya, untuk mencegah serangan penyakit, sebelum digunakan, media direndam dalam larutan fungisida. Media yang tidak digunakan dimasukkan ke dalam karung dan disimpan di tempat yang kering.

Demikianlah beberapa media tanam yang baik untuk tanaman hias anggrek, semoga menambah informasi dan wawasan anda untuk menentukan media tanam yang paling cocok untuk jenis tanaman hias anggrek yang anda tanam.

You May Also Like

About the Author: Tanaman Hias

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *