Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga – Sampah memang sering sengkali menjadi salah satu masalah lingkungan yang menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan bau. Ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, masih sedikit sekali masayarakat yang berinovasi untuk mengolah sampah menjadi hal yang lebih berguna lagi. Padahal, sampah yang menurut sebagian besar orang tidak berguna lagi tersebut, masih bisa diambil manfaatnya. Salah satunya sampat rumah tangga yang bisa kita manfaatkan untuk menjadi pupuk kompos.

Pupuk kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang sangat baik untuk tanaman. Dengan pemberian pupuk kompos pada tanaman, maka tanaman tersebut akan bisa tumbuh lebih subur dan cepat berkembang. Namun, sebagian besar orang memang belum mengetahui betul cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga ini. Untuk itulah, melalui artikel ini kami akan memberitahukan cara pembuatannya untuk anda. Cara ini sangat lah mudah, bahkan untuk anda yang masih awam sekalipun. Berikut kami rangkumkan cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga untuk anda.

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Sampah sendiri dibagi menjadi dua kategori yaitu sampah oraganik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari makhluk hidup serta dapat dengan mudah terurai kembali. Sedangkan untuk sampah anorganik adalah sebaliknya, yang mana jenis sampah ini tak dapat terurai saat dibuang ke tanah. Untuk pembuatan pupuk kompos ini, kita hanya bisa menggunakan sampah organik yang mana memang sudah terbukti manfaatnya untuk tumbuhan.

Baca Juga  Contoh Tanaman Hias untuk Taman Minimalis

Penyiapan dan pemisahan bahan

Langkah pertama untuk membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga ini yakni menyiapkan dan pemisahan bahan dari sampah anorganik. Anda bisa memilih sampah organik saja seperti sisa sayuran, sisa makanan, mulit buah, dan lain sebagainya. Setelah bahan terpisah, lakukan pencincangan atau pemotongan bahan menjadi bentuk yang lebih kecil. Ini ditujukan agar proses terurainya sampah menjadi lebih cepat.

Proses pencampuran

Selanjutnya masuk dalam tahap pencampuran bahan. Anda bisa menyiapkan terlebih dahulu wadah, bisa menggunakan tong plastik atau kaleng bekas cat. Untuk ukurannya bisa disesuaikan dengan banyak bahan yang akan dibuat. Setelah itu, masukkan sampah oraganik yang sudah dipotong-potong tadi kedalam wadah. Selain sampah organik, anda juga harus memasukkan bahan pendukung lain, seperti serbuk gergaji, pupuk kandang, dan organisme perombak sampah atau ragi kompos (Tricholant).

Setelah bahan dimasukkan semua, silahkan anda aduk-aduk hingga tercampur rata, lalu tutup rapat wadah tersebut dengan menggunakan plastik.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Hias Anthurium yang Baik

Proses Pematangan

Dalam proses pematangan ini, biasanya akan berlangsung hingga kurun waktu sekitar 5-6 minggu. Untuk mempercepat proses pematangan, anda bisa mengaduknya setiap 7 hari sekali. Dan juga perlu diperhatikan, dalam proses tersebut diupayakan suhu tetap terjaga dengan kisaran 30-70 derajat celcius. Ciri-ciri sampah yang sudah menjadi pupuk kompos adalah ketika sampah sudah tak lagi meyebarkan bau busuk, namun telah menjadi tanah dengan warna kecoklatan atau kehitaman dan suhunya sekitar 30-35 derajat celcius.

Proses Pengayakan

Setelah pupuk kompos sudah jadi, langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan yaitu pengayakan. Ini ditujukan untuk mendapatkan pupuk yang seragam dan halus tentunya. Atau jika anda memang enggan untuk mengayaknya dan hanya ingin dipakai sendiri, anda bisa mengaplikasikannya secara langsung pada tanaman.

Demikian tadi cara membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga yang bisa coba anda praktekkan sendiri di rumah. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda semua.

You May Also Like

About the Author: Hamba Muizun