Cara budidaya Tanaman Kopi yang Mudah

Advertisement

Cara Budidaya Tanaman Kopi – Siapa yang tak kenal dengan tanaman satu ini. Ya, Kopi memang sangat familiar dikalangan masyarakat kita, bahkan diseluruh dunia. Banyak orang yang senang mengkonsumsi kopi baik dengan cara di seduh atau dijadikan sebagai campuran bahan makanan lainnya. Namun, perlu anda tahu, kopi ini mengandung kafein yang cukup tinggi sehingga membatasi anda untuk mengkonsumsinya secara berlebihan. Selian itu, ibu hamil juga kurang diperbolehkan untuk mengkonsumsi kopi ini. Pasalnya, kandungan kafein yang ada pada kopi sangat tidak baik untuk perkembangan janin ibu hamil.

Saking terkenalnya kopi, saat ini sudah banyak orang yang mencoba untuk menanami lahannya dengan tanaman satu ini. Permintaan pasar yang cukup tinggi, bakal mendatangkan keuntungan yang cukup berlimpah. Namun, tanaman kopi ini cocoknya ditanam di dataran tinggi karena suhunya yang dingin akan membuat kopi tumbuh baik. Bagi anda yang tertarik untuk berbudidaya kopi namun tidak tahu cara memulainya, dibawah ini kami punya tipsnya untuk anda. Berikut kami bagikan cara bididaya tanaman kopi yang mudah untuk anda.

Cara Budidaya Tanaman Kopi

Cara Budidaya Tanaman Kopi untuk Pemula

Pengolahan lahan

Sebalum memulai budidaya tanaman kopi, langkah awal yang harus anda lakukan yaitu mengolah lahannya terlebih dahulu. Anda siapkan saja pupuk kadang matang sebanyak 25-50 kg dan sebarkan juga Natural GLIO, lalu diamkan selama kurang lebih satu minggu. Selanjutnya, buatlah lubang dengan ukuran 60 x 60 cm dengan jarak antar lubang 2.5 x 2.5 meter. Biarkan lahan selama 2 bulan sebelum ditanami nantinya.

Baca Juga  Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Untuk lahan yang miring, buatlah teras. Jangan lupa juga siapkan tanaman pelindung dengan perbandingan 1:4 – 1:8 dari jumlah tanaman kopinya.

Pembibitan

Selanjutnya yaitu melakukan pembibitan. Ambillah biji kopi yang berkualitas bagus agar tanaman yang dihasilkan nanti menjadi bagus juga. Siapkan tempat penyemaian, bisa di kotak atau bisa juga bumbunan tanah dengan lapisan pasir setebal 5cm diatasnya. Jangan lupa berikan pelindung pelepah maupun paranet. Siramlah bibit dengan rutin setiap hari, jangan lupa sesuaikan penyiraman dengan kelembapan tanah.

Setelah bibit mulai tumbuh atau sekitar 2-3 bulan, anda bisa pindahkan bibit kedalam polybag. Berikan bibit dengan pupuk NPK sebagai pupuk dasarnya hingga bibit berumur 12 bulan.

Berikan juga pupuk SUPERNASA dengan dosis satu sendok makan untuk per 10 liternya. Siramkan sebanyak 250 ml dari campuran pupuk SUPERNASA tadi pada setiap bibitnya. Setelah bibit berumur 4 bulan, Semprotkan 4 tutup POC NASA per tangki selama satu bulan sekali hingga bibit berumur 7-9 bulan dan siap untuk ditanam di lahan.

Baca Juga  Cara Menanam Cabe Merah Keriting untuk Pemula

Penanaman bibit

Setelah bibit mula tumbuh besar, langkah berikutnya yaitu memindahkan bibit ke lahan yang sudah anda siapkan sebelumnya. Tanamlah bibit pada lubang, lalu tutup dengan campuran pupuk kandang dan tanah hingga bibit tertanam sempurna. Jangan lupa lakukan penyiraman setelah bibit ditanam. Penanaman ini bisa anda lakukan diwaktu musim penghujan.

Perawatan tanaman

Untuk perawatan tanaman kopi ini, sebenarnya cukup mudah dilakukan. Adapun beberapa perawatan yang paling penting dan tak lupa untuk dilakukan yaitu penyulaman (jika ada bibit yang mati atau cacat dan kurang sehat), penyiraman jika penanaman di musim kemarau, dan pemupukan susulan. Pemupukan ini sangat penting dilakukan untuk menjaga kestabilan nutrisi pada tanah. Dan tak lupa juga melakukan pemangkasan tangkai setiap setelah pemanenan.

Demikian tadi cara budidaya tanaman kopi yang bisa anda coba praktekkan sendiri. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua.

Advertisement
error: