Cara Budidaya Tanaman Kentang untuk Pemula

Advertisement

Cara Budidaya Tanaman Kentang – Kentang meruapakan salah satu jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia, bahkan diseluruh dunia. Kentang sendiri adalah sumber karbohidrat rendah gula yang cocok dikonsumsi oleh orang yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Kentang akan tumbuh baik dan sangat cocok ditanam di dataran tinggi, sebab udaranya yang dingin. Suhu udara yang dingin memang merupakan tempat yang baik untuk tanaman kentang tumbuh. Sebenarnya kentang juga bisa ditanaman didataran rendah, namun hasil yang akan didapat nanti yaitu kentang berukuran kecil. Untuk itulah, tanaman kentang lebih cocok ditanam didataran tinggi.

Sekarang ini, sudah banyak sekali masayarakat yang tinggal di dataran tinggi mencoba untuk berbudidaya kentang ini pada lahan yang dimilikinya. Dengan berbudidaya kentang, mereka bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta setiap panennya. Apakah Anda tertarik namun tak memiliki keahlian? Kalau iya, Berikut ini sudah kami rangkumkan untuk anda cara berbudidaya tanaman kentang untuk pemula yang bisa anda coba praktekkan.

Cara Budidaya Tanaman Kentang

Cara Budidaya Tanaman Kentang untuk Pemula

Sama seperti berbudidaya tanaman lainnya, dalam berbudidaya kentang juga ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan agar hasil yang bisa didapat nanti bisa lebih menguntungkan. Berikut ini Langkah-langkah budidaya kentang untuk anda :

Persiapan Lahan

Langkah pertama dalam berbudidaya tanaman kentang yaitu menyiapkan lahannya terlebih dahulu. Lahan yang akan digunakan untuk berbudidaya kentang, tentunya haruslah gembur dan kaya akan humus.

Lakukanlah penggemburan tanah dengan cara membajaknya hingga tanah menjadi gambur. Lakukan juga pencangkulan agar lahan benar-benar gembur dan hasilnya bisa seperti harapan anda. Pembajakan dan pencangkulan ini bisa anda lakukan sebanyak dua kali dengan jarak waktu beberapa hari setelah pembajakan dan pencangkulan pertama.

Baca Juga  Tips Merawat Tanaman Hias Gantung agar Tumbuh dengan Baik
Advertisement

Jangan lupa juga memberinya pupuk, baik itu pupuk kandang, pupuk kompos ataupun pupuk buatan agar tanah menjadi subur dan kaya akan nutrisi.

Pembibitan Kentang

Untuk bibitnya sendiri, anda bisa mendapatkannya dengan cara membuatnya sendiri atau bisa juga membeli bibit di toko bibit tanaman terdekat. Untuk pembibitan sendiri, anda bisa menyimpan kentang digudang hingga bertunas dengan waktu sekitar 4 bulan.

Bibit kentang yang baik, memiliki ciri-ciri memiliki ukuran sebesar telur bebek dengan berat 30-80 gram, memiliki ukuran tunas 2-3 cm, dan tunas berjumlah 3-5 tunas disetiap bibitnya. Ini berguna agar hasil yang bisa didapat nanti bisa lebih menguntungkan.

Penanaman Kentang

Setelah bibit disiapkan, langkah selanjutnya yaitu melakukan penanaman bibit kentang pada lahan. Untuk penanaman bibit ini sendiri, bisa anda lakukan setelah 1 minggu setelah lahan dipersiapkan sebelumnya.

Untuk cara penanamannya, kubur bibit tanaman sedalam 8 cm dibawah permukaan tanah. Usahakan bibit jangan terlalu dalam menguburnya agar bibit tidak mati. Selain itu, penguburan dilakukan hingga tunasnya saja yang terlihat dipermukaan tanah.

Selanutnya, lakukan penyemprotan tunas dengan menggunakan pestisida dengan ukuran 500 liter larutan untuk satu hektarnya. Ini bertujuan agar tunas bisa tahan terhadap serangan hama.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Jagung yang Biak dan benar

Pemupukan dan Penyiangan

Hal yang tak lupa juga untuk dilakukan yaitu pemupukan dan penyiangan. Pemupukan diperlukan agar nutrisi dalam tanah tetap terjaga dan subur. Saat umbi mulai tumbuh atau sekitar 30 hari setelah penanaman, anda bisa memberikanya pupuk NPK. Setelah bermur 40 hari, anda bisa memberinya kembali pupuk dengan HP tinggi. Kemudian, pada hari ke 60 setelah penanaman, kembali diberi pupuk dengan PK tinggi. Dan Pada hari ke 80, diberikan dengan pupuk HP tinggi kembali.

Selain itu, penyiangan juga perlu untuk dilakukan agar tanaman kentang tetap sehat. Bersihkan gulma dan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman kentang.

Pemanenan Kentang

Dan langkah terakhir yaitu tahap pemanenan kentang. Pemanenan ini sendiri, bisa anda lalukan setelah daun kentang bagian atas telah mengering. Atau bisa juga dilakukan setelah tanaman kentang berumur sekitar 85 hari setelah penanaman.

Demikian tadi cara budidaya tanaman kentang yang bisa kami bagikan untuk anda. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua.