Cara Budidaya Tanaman Hias Anthurium yang Baik

Advertisement

Tanaman hias daun selanjutnya yang akan kami bahas mengenai cara budidayanya adalah tanaman hias anthurium, sebelumnya telah dibahas cara budidaya tanaman hias keladi red star yang juga merupakan salah satu jenis tanaman hias daun. Tanaman hias anthurium sendiri merupakan salah satu jenis tanaman hias yang cukup populer dikalangan pecinta tanamanhias ataupun sekedar untuk menjadikan hiasan di taman atau pekarangan rumah untuk lebih mempercantik rumah hunian.

Tanaman anthurium adalah jenis tanaman hias yang berasal dari dataran Amerika, tepatnya dari daerah Amazon yang memiliki iklim tropis. Dimana indonesia sendiri juga merupakan daerah tropis, sehingga tanaman yang satu ini juga bisa tumbuh subur jika ditanam di wilayah Indonesia.

Daya tarik utama dari anthurium terdapat pada bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. Pada umumya daun yang dimilikinya memiliki warna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat tanaman hias ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan tatkala dewasa. Tanaman ini dulunya juga menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa, sehingga dikenal sebagai tanaman para raja.

Secara umum sebenarnya anthurium dibedakan menjadi dua yaitu jenis anthurium daun dan jenis anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa. Sedangkan anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga baik hasil hibrid maupun spesies. Biasanya jenis anthurium bunga dijadikan untuk bunga potong. Akan tetapi yang dibahas kali ini adalah cara budidaya tanaman hias daun anthurium.

cara-budidaya-tanaman-hias-anthurium

Budidaya tanaman anthurium boleh dibilang cukup diminati, dikarenakan profit atau keuntungan yang bisa diperoleh lumayan banyak. Selain itu proses budidayanya juga terbilang cukup mudah. Berikut beberapa hal serta cara yang harus diperhatikan ketika anda ingin memulai budidaya tanaman hias anthurium.

Cara Budidaya Tanaman Hias Anthurium

1. Media Tanam

Tanaman hias anthurium adalah tanaman yang dapat tumbuh dengan baik dan subur pada daerah yang memiliki ketinggian sekitar 1.400 m di atas permukaan air laut. Tanaman ini juga membutuhkan penyinaran yang baik, yakni membutuhkan sedikitnya 30 – 60 % intensitas cahaya matahari. Anthurium bisa tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki suhu 18 sampai dengan 20 derajat celcius pada malam hari. Sedangkan suhu siang hari yang baik adalah 27 sampai dengan 30 derajat celcius.Meskipun membutuhkan intensitas cahaya matahari yang cukup besar, hindari paparan sinar matahari langsung karena dapat membuat daunnya mengunin dan layu. Ada baiknya ditempatkan pada daerah yang teduh, akan tetapi tetap mendapatkan asupan cahaya matahari agar pertumbuhan yang dialaminya tidak lambat.

Media tanam untuk dimanfaatkan dalam budidaya tanaman hias anthurium ada berbagai macam jenis. Akan tetapi yang paling umum dan yang baik digunakan adalah, media yang mengandung porous. Media tanam yang memiliki sifat porous berasal dari campuran sekam dan pasir. Hal Ini penting untuk diperhatikan, baik tidaknya pertumbuhan daun yang dihasilkan akan bergantung dari media tanam yang baik pula. Selain itu yang harus diperhatikan adalah sirkulasi udara yang disediakan.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Keladi Hias Red Star

Agar tanaman ini terhindar dari serangan jamur, ada baiknya dilakukan perendaman terlebih dahulu pada media tanam kedalam larutan anti jamur (fungisida) sebelum dimasukkan ke dalam pot. Jika tanaman Anthurium sudah mulai tumbuh besar, perhatikan pertumbuhan akarnya. Apabila media pot sekiranya sudah tidak menampung, pindahkan ke pot yang lebih besar.

Contoh Campuran dan Komposisi Media Tanam:

  • Sekam bakar dan cacahan pakis dengan perbandingan 4:1. Bisa ditambahkan pupuk dekastar atau oskomot atau pupuk kandang yang telah difermentasi.
  • Sekam bakar, andam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1
  • Humus, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 5:5:2

2. Perawatan

Untuk melakukan perawatan pada tanaman hias ini cukup mudah dan sangat sederhana. Anda hanya memerlukan penyiraman dan pemupukan secara rutin. Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap hari sekali dan memperhatikan porsi penyiraman yang anda lakukan, jangan sampai air menggenang karena akan menyebabkan tanaman menjadi busuk.

Sedangkan untuk pemberian pupuk agar unsur hara yang dibutuhkan tanaman hias terpenuhi dengan baik, anda bisa melakukan pemberian pupuk setiap tiga bulan sekali. Perawatan terhadap daun harus dilakukan dengan ekstra mengingat daya tarik dari tanaman ini terletak pada daunnya. Buat anda yang ingin melakukan pembibitan tanaman anthurium bisa dilakukan dengan cara vegetatif maupun generatif. membersihkan daun dari debu dan kotoran yang menempel serta memotong daun yang menguning. Di samping itu kegiatan pemeliharaan yang tidak terlupakan adalah repotting.

Repotting adalah tindakan penggantian pot dan sekaligus media yang dilakukan mengikuti keadaan tanaman hias, dikarenakan ukuran tanaman dan potnya sudah tidak sesuai lagi. Langkah repotting sama halnya dengan langkah yang anda lakukan ketika menanam tanaman ini pertama kali, namun sebelum repotting  anda harus memotong dan membersihkan akar-akar yang busuk dan mengatur perakaran pada media dan pot yang baru. Pengaturan perakaran ini dimaksudkan agar semua bagian akar dapat kontak langsung dengan media. Jangan sampai akar tidak menempel pada media (ada rongga antara media dan akar) karena hal ini akan menyebabkan membusuknya akar dan akibatnya tanaman akan menjadi tidak sehat.

Pemberian air dapat anda lakukan dengan bantuan alat semprot. Pada saat melakukan penyiraman, anda sebaiknya menjangkau keseluruhan bagian tanaman. Proses penyemprotan atau pemberian airnya dilakukan sebanyak 2-3 hari sekali dengan melihat kondisi media. Media dijaga agar tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering. Pupuk yang diberikan sebaiknya pupuk majemuk (N, P dan K) yang penyediaannya lambat (slow riliaze) diberikan 2-3 bulan sekali dengan dosis sesuai anjuran dan besarnya tanaman. Di samping itu juga perlu ditambahkan pupuk daun yang diberikan setipa 1-2 minggu sekali. Untuk menjaga penampilan agar daun tampil bersih dan mengkilap maka daun yang ada perlu dibersihkan dengan lap yang lembut yang telah dibasahi dengan air. Daun-daun yang telah tua dan menguning perlu dipotong.

Baca Juga  Serba-Serbi Tanaman Hias Minimalis

Agar daun anthurium tampak mengkilap, perawatannya adalah dengan melakukan pembersihan daun  dengan menggunakan susu. Caranya, bersihkan daun dengan air, lalu olesi atau semprotkan cairan susu tersebut ke daun dan kemudian daun dilap hingga kering. Namun cara ini tidak perlu dilakukan tiap hari lantaran bisa mengikis berapa lapisan yang dibutuhkan daun agar jadi keras.

3. Cara Memperbanyak Tanaman Anthurium

Perbanyakan tanaman hias daun Anthurium dapat dilakukan dengan 2 cara, generatif dan vegetatif.

Generatif
Anthurium merupakan jenis tanaman berumah satu (terdapat 2 jenis kelamin dalam 1 tanaman). Namun dalam prosesnya, penyerbukan sangat jarang terjadi pada kasus Anthurium. Hal tersebut dikarenakan bunga jantan dan bungan betina tidak masak dalam waktu bersamaan. Maka yang bisa dilakukan adalan penyerbukan buatan yang dilakukan secara silang. Proses ini justru akan dapat menghasilkan varietas baru yang lebih cantik.

Serbuk sari atau bunga jantan yang sudah masak pada Anthurium akan berwarna kuning dan mudah rontok. Sedangkan untuk bunga betina ditandai dengan adanya lendir pada putik daun. Biasanya bunga betina siap diserbuki pada 2-3 minggu setelah mekar, atau bisa menandai dengan adanya serangga yang datang ke bunga itu. Jika keduanya (bunga jantan & betina) sudah siap segera lakukan proses penyerbukan buatan. waktu terbaik untuk ini adalah pada pagi hari antara pukul 7-10. Oleskan serbuk sari yang telah bersih ke cotton bud dan oleskan ke putik bunga yang lengket.

Selanjutnya tutup bagian bunga dengan kantong plastik selama dua bulan. Setelah itu, lepas bunga dari pohon dan rendam dalam aquades selama 10 menit agar biji yang menempel dapat terpisah. Biji biji inilah yang setelah dikeringkan akan siap untuk disemai.

Vegetatif
Cara memperbanyak Anthuriumberikutnya yakni dengan cara vegetatif. Keuntungan menggunakan cara vegetati adalah proses perbanyakan akan lebih cepat, tanaman akan tumbuh lebih cepat pula. Akan tetapi kekurangan dengan menggunakan cara ini adalah hasilnya tidak bisa sebanyak dengan cara generatif. Adapun langkah langkah memperbanyak Anthurium dengan cara vegetatif adalah sebagai berikut:

  1. Angkat tanaman
    Cabut Anthurium dari medianya. Bersihkan media yang masih menempel pada akar Anthurium.
  2. Potong bonggol
    Bonggol dipotong menjadi 2 bagian. Penting: kedua potongan harus mempunyai akar.
  3. Oleskan ZPT
    Bekas potongan olesi dengan ZPT yang bertujuan agar merangsang pertumbuhan.
  4. Tanam kembali
    Kedua baggian potongan di tanam dalam media pot yang terpisah. Media tanam juga harus steril dan porus.
Advertisement

Mungkin demikian informasi singkat mengenai cara budidaya tanaman hias anthurium, semoga dengan informasi singkat ini bisa sedikit memberi wawasan dan informasi bagi anda pecinta tanaman hias, utamanya tanaman hias anthurium.

error: