Cara Budidaya Lada Putih untuk Pemula yang Benar

Advertisement

Budidaya Lada Putih – Sebagai orang Indonesia, pasti saja sudah sangat mengenal dengan yang namanya lada atau merica ini. Ya, lada adalah salah satu bumbu dapur yang biasanya digunakan untuk membuat berbagai masakan. Tanpa adanya lada, maka rasa lezat tidak akan pernah didapatkan pada sebuah masakan.

Dijaman sekarang ini, kebutuhan akan lada semakin meningkat. Disamping itu, para petani lada semakin terpuruk dan hanya sedikit yang membudidayakannya. Memang benar dalam budidaya lada terbilang gampang-gampang susah. Selain itu, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa menikmati hasilnya. Lada sendiri dibagi kedalam 2 jenis, yakni lada hitam dan lada putih. Namun, yang paling sering digunakan dalam masakan adalah lada putih. Melihat peluang ini, tentunya berbudidaya lada putih bisa anda jalankan untuk hasilkan keuntungan yang melimpah. Namun, jika memang masih pemula dan tidak tahu cara memulai budidaya lada putih, anda tak perlu khawatir. Dibawah ini sudah kami rangkumkan cara budidaya lada putih untuk pemula yang bisa anda contoh dan terapkan.

Cara Budidaya Lada Putih

Advertisement

Cara Budidaya Lada Putih untuk Pemula yang Benar

Lada putih tumbuh sangat baik di daerah dengan ketinggian 300-1.100 mdpl, memiliki intensitas hujan 2000-3000 mm/th, udaranya bersuhu 20 – 30 Derajat Celcius dan kelembaban udaranya sekitar 50% – 90%, serta mendapat paparan sinar matahari sempurna setidaknya 10 jam setiap hari.

Baca Juga  Aneka Jenis Tanaman Hias Daun Indoor dan Outdoor
Loading...

Pemilihan bibit lada putih

Pertama yang harus anda perhatikan adalah dalam pemilihan bibit. Bibit sendiri bisa didapatkan dengan cara stek atau atau sulur dan diperoleh dari induk yang memiliki kualitas tumbuh sangat baik. Selain itu, indukan juga sudah berumur sekitara 10 bulan sampai 3 tahun.

Pengolahan lahan

Selanjutnya adalah pengolahan lahan yang nantinya akan dijadikan tempat penanaman bibit lada putih. Pertama cangkullah lahan sedalam 20 cm sampai 30 cm. Untuk menyesuaikan pH tanah, anda bisa menaburkan kapur pertanian dan diamkan selama 3 – 4 minggu. Ini dilakukan jika pH tanah tidak sesuai dengan syarat tumbuh tanaman lada putih yakni 5,5 – 7 pH.

Selanjutnya buatlah lubang dengan berbentuk limas dengan ukuran atas 40cm x 35cm, bawah 40cm x 15cm, dan dengan kedalaman 50cm. Buat jarak antar tanaman 2m x 2m. Setelah itu, biarkan saja lubang tersebut selama kurang lebih 10 – 15 hari.

Penanaman lada putih

Setelah mencapai waktu 10 – 15 hari, barulah bibit lada putih sudah siap untuk ditanam. Setelah itu, beri tambahan pupuk kandang sebanyak 0.75 – 100 gram per lubang. Selanjutnya tutuplah bibit tanaman lada putih dengan tanah galian yang sudah dicampurkan NPK sebanyak 20 gram per lubang terlebih dahulu. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman terhadap tanaman lada putih yang baru saja ditanam. Waktu penanaman bibit yang baik adalah diwaktu musim penghujan tiba.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Krisan dengan Mudah

Perawatan tanaman lada putih

Perawatan tanaman sangat penting sekali, supaya tanaman bisa tumbuh lebih baik dan menghasilkan buah yang sempurna. Disini anda bisa melakukan pemberian tiang panjat atau tajar, pemberian pupuk susulan, penyiangan, pengairan, perempalan dan pemberian mulsa alami. Tak lupa juga menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit yang sering melanda.

Pemanenan lada putih

Untuk bisa melakukan pemanenan lada putih ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar 3 tahun setelah penanaman. Ciri-ciri lada putih yang siap untuk dipanen adalah ketika tangkainya sudah berubah agak kekuning-kuningan dan buahnya mulai berwarna kuning atau merah.

Demikian tadi cara budidaya lada putih untuk pemula yang bisa anda terapkan sendiri. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat.

error: