Cara Budidaya Labu Siam yang Benar

Advertisement

Budidaya Labu Siam – Sala satu tanaman merambat yang sering kali dibudidaya oleh masyrakat khususnya daerah dataran tinggi adalah labu siam. Labu siam sendiri memiliki nama latin sechium edule sw. Tanaman labu siam ini tergolong dalam tanaman yang sayur yang memiliki umur cukup panjang yakni 2 tahunan.

Batangnya menjalar dan biasanya memiliki alur alur sebanyak 5-10 buah. Buah labu siam berbentuk seperti bola lampu dengan banyak dengan bulu – bulu tajam dipermukaan kulitnya. Jenis buah satu ini mengandung banyak air dan dagingnya pun cukup lumak. Selian itu, dalam buahnya terdapat sebuah biji yang juga bersifat lunak. Dijaman sekarang ini minat pasar terhadap labu siam memang cukup santer, sehingga tak heran banyak petani yang membudidayakan tanaman satu ini. Nah, bagi anda yang juga tertarik untuk membudidayakan labu siam, dibawah ini kami punya tips dan trik mudahnya. Berikut cara budidaya labu siam yang baik dan benar bisa anda terapkan.

Cara Budidaya Labu Siam

Advertisement

Cara Budidaya Labu Siam yang benar

Pada dasarnya labu siam tumbuh cukup baik diberbagai daerah, baik itu dataran tinggi maupun dataran rendah sekalipun. Namun, daerah yang memiliki udara sejuk akan lebih cocok untuk tanaman satu ini. Selain itu, perawatannya pun juga tidak cukup sulit sehingga anda para pemula bisa dengan mudah membudidayakannya.
Untuk media tanamnya, labu siam sangat baik tumbuh di tanah yang subur, gembur dan mengandung banyak air (lembab). Waktu penanaman labu siam yang baik adalah di hujan atau antara bulan Maret – April (tergantung musim). Meski demikian, labu siam juga bisa ditanam di musim kemarau, tapi dengan catatan anda harus rutin menyiramnya.

Baca Juga  Cara Memupuk Tanaman Hias dalam Pot dengan Benar
Loading...

Teknik menanam tanaman labu siam

Sebelum memulai menanam tanaman labu siam, terlebih dahulu anda menyiapkan bibit labu siamnya. Bibit labu siam sendiri bisa didapatkan dari buah labu yang sudah tua dan ditaruh ditempat yang teduh terlebih dahulu hingga muncul tunas. Setelah tunas mulai tumbuh, baru anda bisa langsung menanamnya dilahan yang sudah anda siapkan.

Untuk media tanamnya anda bisa membuat lobang terlebih dahulu untuk tempat menanam bibit labu sianya nanti. Silahkan buat lobang dengan ukuran diameter 50 cm dengan kedalaman 40 cm. Sedangkan untuk jarak antar lobang adalah 3 meter dan jarak antar barisan adalah 5 menter. Setiap lobang diberi pupuk kandang atau pupuk kompos secukupnya.
Setelah media tanam sudah siap, sekarang lanjut dengan menanam labu siam yang sudah tumbuh tunas tadi. Taruh pada setiap lobang yang telah dibuat, kemudian ditutup tipis dengan tanah halus sampai bibit tertutup. Namun perlu diingat juga jangan terlalu tebal menutupnya karena hal tersebut akan menyebabkan bibit membusuk.

Baca Juga  Cara Budidaya Pepaya Bangkok untuk Pemula

Setelah bibit tumbuh setinggi setengah meter, baru buatkan para – para dari bambu untuk menpopang tanaman. Para – para dibuat dengan tinggi sekitar 1,5 – 2 meter dengan luas 3 x 5 meter atau disesuaikan dengan banyak tanaman.
Lakukan pemangkasan tangkai jika memang diperlukan. Dengan begitu tanaman yang menjalar akan lebih lega dan leluasa. Selain itu, pengairan juga diperluka jika memang tanah agak kering. Pemberian pupuk tambahan bisa juga dilakukan agar tanaman bisa lebih cepat besar dan buahnya lebat.

Setelah mencapai 3 bulan biasanya tanaman akan mulai berbunga dan di bulan ke 4 bisa langsung dilakukan pemanenan. Untuk pemanenan sendiri jangan sampai terlambat, karena jika yang dimikian dilakukan maka buah labu siam kurang enak rasanya.

Demikian tadi cara budidaya lamu siam yang bernar, bisa anda terapkan sendiri di lahan pertanian anda. Semoga informasi diatas bermanfaat dan menginspirasi.

error: