Cara Budidaya Jamur Merang Agar Hasil Melimpah

Advertisement

Budidaya Jamur Merang – Jamur merang snediri merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang paling banyak diminati masyarakat saat ini. Jamur yang memiliki nama latin Vorvariella volvaceae ini sudah banyak dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Alasannya adalah karena jamur jenis ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan budidaya jamur jenis lainnya, salah satunya jamur tiram.

Kemudahan dalam melakukan budidaya jamur merang bisa dirasakan oleh siapapun, bahkan bagi Anda yang masih pemula sekalipun. Lantas, bagaimana cara budidaya jamur merang agar menghasilkan jumlah panen yang melimpah? Berikut ini ulasannya.

Budidaya Jamur Merang

Cara Budidaya Jamur Merang Agar Hasil Melimpah

Seperti yang kita ketahui bersama, jamur merang ini memiliki nilai harga yang lumayan tinggi, sehingga mampu memberikan keuntungan bagi siapa yang membudidayakannya. Selain itu, rasa nikmat saat jamur merang diolah menjadi masakan, membuat banyak konsumen menjadi ketagihan karenanya.

1. Membuat kumbung sebagai tempat budidaya jamur merang

Langkah pertama dalam tahapan budidaya jamur merang adalah membuat kumbung sebagai tempat budidayanya nanti. Kumbung sendiri dibuat dari bambu dengan dinding dari gribik dan beratapkan plastik. Dan untuk menjaga suhu ruangan agar tetap hangat, Anda bisa melapisi setiap bagiannya dengan styrofoam. Selain itu, menjaga suhu agar tetap hangat bisa dilakukan dengan menggunakan lampu 60 watt dengan jumlah menyesuaikan luasan kumbung. Jangan lupa juga membuat jendela untuk sirkulasi udaranya. Didalam ruangan, Anda bisa meletakkan media tanam jamur merang pada rak-rak yang disusun bertingkat.

Baca Juga  Cara Menanam dan Budidaya Tanaman Hias Puring

2. Menyiapkan media tanam jamur merang

Selanjutnya adalah menyiapkan media tanam untuk jamur merangnya. Media tanam sendiri bisa didapatkan dengan mencampurkan limbah dari kapas dan jerami dengan perbandingan 2 : 1. Tak lupa juga menambahkan kapur pertanian sebanyak 4-5%. Campurlah hingga merata, lalu rendam dalam air selama 24 jam. Setelah itu, angkat dan sisakan airnya sedikit lalu letakkan pada lantai dengan cara ditumpuk. Diamkan selama 2-5 hari untuk proses fermentasi. Lakukan pengadukan tumpukan setiap 2 hari sekali.

3. Membuat pembangkit uap

Pembangkit uap sendiri dibuat dari 2 buah tong besar yang saling terhubung melalui pipa dari bambu dan diletakkan diatas tungku dengan posisi dimiringkan. Sambungkan tangki dengan kumbung dengan menggunakan pipa paralon yang cukup tebal. Paralon yang masuk ke kumbung ini diletakkan pada lantai kumbung dengan berada dibagian tengah. Beri lubang setiap meternya pad paralon untuk tempat mengeluarkan uap. Ini berguna untuk menjaga suhu dalam kumbung tetap tinggi.

4. Mengisi media tumbuh serta pasteurasi

Media tanam yang sudah difermentasi sebelumnya, kini sudah siap diletakkan pada rak-rak dalam kumbung yang sudah disiapkan. Pada tahap ini, lakukan penguapan pada ruang kumbung hingga suhu mencapai 70-75 derajat celsuis yang berlangsung selama 4 jam. Setelah itu, diamkan saja hingga suhu ruangan kembali normal.

Langkah selanjutnya adalah menebarkan benih jamur merang. Penbaran ini sebanyak 5% dari total berat basah media tanamnya. Biarkan benih dalam keadaan ruangan gelap hinga 4-5 hari dengan suhu ruangan tetap stabil, yakni 30-34 derajat celsius. Setelah 1 minggu, barulah benih diberi asupan sinat matahari. Jika memang tidak memungkinkan, maka Anda bisa memanfaatkand lampu berwatt tinggi.

Baca Juga  Cara Merawat dan Memelihara Tanaman Hias Anggrek

5. Penyiraman media jamur merang

Dalam hal budidaya jamur merang, penyiraman tentu juga dibutuhkan untuk menjaga media tanam tidak mengering. Penyiraman sendiri bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan sprayer. Air yang digunakan untuk penyiraman terlebih dahulu dicampur dengan larutan urea dengan dosis larutan pupuk urea sebanyak 3 sendok dan 20 liter air.

6. Perawatan dan pemeliharaan jamur merang

Untuk masalah ini yang harus Anda lakukan adalah selalu memperhatikan kebersihan kumbung. Selian agar jamur bisa tumbuh dengan lebih sempurna, penjagaan kebersihan kumbung ini juga supaya hama dan penyakit tidak menyerang. Selain itu, menjaga suhu agar tetap stabil di angka 30-34 derajat celcius juga harus Anda lakukan.

7. Pemanenan jamur merang

Inilah waktu yang paling ditunggu-tunggu dalam budidaya jamur merang. Pemanenan sendiri bisa dilakukan setelah 20-30 hari setelah penanaman. Lakukan pemanenan 2 hari sekali selama 30 hari.

Advertisement

Demikian tadi cara budidaya jamur merang agar hasil melimpah yang bisa kami bagikan kepada Anda semua. Semoga informasi diatas bermanfaat.

error: