Cara Budidaya Bawang Merah yang Mudah untuk Pemula

Advertisement

Cara Budidaya Bawang Merah – Bawang merah atau yang memiliki nama latin Allium Ascalonicum merupakan salah satu Jenis Tanaman Holtikultura musiman yang sampai saat ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Oleh karenanya, banyak orang yang memulai bisnis dengan berbudidaya bawang merah ini.

Berbudidaya bawang merang sebenarnya cukup mudah dilakukan oleh siapa saja, bahkan pemula sekalipun. Selain itu, perawatan untuk bawang merah mulai bibit hingga panen cukup mudah dilakukan. Kelebihan lainnya, berbudidaya bawang merah tidak membutuhkan modal yang sangat besar. Hanya dengan moda yang kecil, kita sudah bisa berbudidaya bawang merah dan dengan hasil yang melimpah. Bagi anda yang tertarik untuk menanam bawang merah, berikut ini kami sajikan cara budidaya bawang merah yang bisa anda praktekkan.

Cara Budidaya Bawang Merah

Menentukan Lokasi untuk Budidaya Bawang Merah

Penentuan lokasi saat akan berbudidaya bawang merah merupajan hal penting yang harus dilakukan. Pasalnya, lokasi budidaya ini sangat menentukan hasil yang akan kita peroleh nantinya. Jika lokasi untuk budidaya kurang tepat, maka kerugian besar yang akan kita dapatkan.

Lokasi untuk berbudidaya bawang merah paling tepat didataran rendah dengan ketinggian 0-800 meter diatas pemukaan laut. Selain itu, suhu juga penting untuk diperhatikan. Suhu yang cocok untuk budidaya bawang merah yaitu 27-32 derajat celsius.

Baca Juga  Cara Menanam Melon dalam Polybag

Sedangkan untuk media tanamny yang cocok memiliki PH rata-rat 6-7 dan memiliki kelembapan antara 60%-70%.

Advertisement

Cara Menanam Bawang Merah

Pengolahan tanah

Tahap pertama yang harus dilakukan pertama kali dalam budidaya bawang merah yaitu pengolahan tanah. Gemburkan tanah dengan cara dicangkul dan diamkan selama kurang lebih 1 minggu agar racun tanah hilang terbawa angin dan menguap oleh sinar matahari. Setelah itu, buat bedengan tanah dengan lebar 1 meter dan tinggi 30 cm. Untuk penjangnya bisa disesuaikan dengan luas lahan.

Jangan lupa beri jarak antar bedengan kurang lebih setengah meter dengan kedalaman 30 cm yang difungsikan untuk parit dan jalannya ir hujan. Gemburkan bedengan hingga kedalaman 20 cm dan beri pupuk kandang secukupnya. Dan biarkan lagi bedengan hingga 1 minggu.

Penanaman Bibit Bawang Merah

Selanjutnya yaitu melakukan penanam bibit bawang merah. Untuk bibitnya pastikan anda memilih bibit unggulan yang memiliki kualitas baik. Benamkan seluruh bagian bawang merah kedalam tanah bedengan dengan jarak antar bibit 20 cm x 20 cm, jika anda menanamnya pada musim hujan. Sedangkan jika menanam pada musin kemaru, untuk jarakanya sekitar 15 cm x 15 cm.

Baca Juga  Cara Budidaya Tomat dalam Polybag yang Mudah

Penyiraman Tanaman

Tahap selanjutnya yaitu melakukan penyiraman pada tanaman bawang merah. Untuk tanaman bawang merah dari umur 0-10 hari, sebaiknya dilakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore hari. Setelah dapat 10 hari dari penanaman baru intensitas penyiraman bisa dikurangi menjadi 1 kali sehari pada sore hari.

Pemupukan Lanjutan

Selanjutnya yaitu melakukan pemupukan lanjutan pada tanaman bawang merah. Pemupukan lanjutan ini dibutuhkan untuk menjaga keterdiaannya unsur hara untuk nutrisi tanaman. Pemupukan ini bisa anda lakukan setelah tanaman berumur 2 minggu dengan ketentuan pupuk urea 90 kg, ZA 200 kg, dan KCI 110 kg per satu hektarnya. Dengan begitu, kesuburan tanaman bisa lebih terjaga.

Pemanenan Bawang Merah

Dan tahap terakhir yaitu pemanenan bawang merah. Untuk tanaman bawang merah yang bisa dipanen ketikan 70% daun bawang sudah merebah ke tanah. Atau untuk masanya ketika sudah mencapai hitungan 70 hari dari penanaman bibit.

Demikian tadi cara menanam bawang merah untuk pemula yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.