Cara Budidaya Buah Pir Agar Cepat Berbuah

Budidaya Buah Pir

Budidaya Buah pir – Pasti sebagian besar dari Anda sudah sangat mengenal buah kaya akan air ini. Buah pir memang cukup populer di dunia, bahkan di Indonesia sendiri. Buah satu ini banyak dibudidayakan di Asia Timur, Eropa dan Afrika Utara. Seiring berjalannya waktu, buah pir mulai banyak dibudidaya di berbagai negara, salah satunya di Indonesia sendiri. Selain itu, cara budidaya buah pir ini juga terbilang mudah. Terbukti banyak yang sudah sukses dan meraup banyak keuntungan melalui budidaya buah pir ini.

Jika memang Anda juga tertarik untuk melakukan budidaya buah pir, dibawah ini sudah kami rangkumkan untuk Anda cara budidaya buah pir agar cepat berbuah yang bisa Anda terapkan.

Budidaya Buah Pir

Cara Budidaya Buah Pir Agar Cepat Berbuah

Melakukan budidaya buah pir tidak boleh sembarangan, meskipun langkah-langkahnya menanamnya terbilang sederhana dan mudah. Tetap ada cara khusus yang perlu diterapkan agar tanaman pir bisa berbuah dan bisa menghasilkan banyak buah.

Sebelum melalukan langkah budidaya buah pir, lebih Anda ketahui terlebih dahulu syarat tumbuh buah pir berikut ini.

  • Buah pir tumbuh sangat baik di daerah dataran tinggi dengan ketinggian minimal 1.000 Mdpl.
  • Tanah haruslah subur dan mengandung banyak humus. Tanah juga harus dalam kondisi kering.
  • Lahan haruslah terpapar sinar matahari secara penuh dengan sirkulasi udara yang baik.
  • Lahan bersih dari rumput liar dan gulma.
Baca Juga  Cara Mencangkok Pohon Mangga untuk Pemula

Setelah mengetahui syarat tumbuh tanaman pir diatas, langkah selanjutnya adalah cara menanam buah pir yang benar. Berikut langkah-langkah budidaya buah pir yang bisa Anda terapkan.

Pembibitan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan saat akan memulai budidaya buah pir adalah pembibitan. Bibit tanaman pir sendiri bisa didapatkan dengan menyemai bijinya. Langkah-langkah penyemaiannya sebagai berikut :

  • Pertama ambillah biji buah pir yang berkualitas baik. Usahakan buah pir yang diambil bijinya ini juga memiliki kualitas yang baik.
  • Setelah itu, keringkan biji buah pir dengan cara menaruhnya di wadah dan letakkan di ruang bersuhu hangat. Diamkan selama 2 hari.
  • Ambillah gelas yang berisi air, lalu celupkan biji buah pir tadi. Kemudian taruh di dalam lemari es selama 4-5 hari.
  • Selanjutnya keluarkan gelas berisi biji buah pir dari lemari es. Dan lihat apakah ada biji buah pir yang mengambang atau tidak. Buang biji yang mengambang dan pilih biji yang tenggelam saja.
  • Siapkan campuran tanah dan pupuk kandang secukupnya, lalu tanam biji buah pir tadi.
  • Jangan lupa untuk rutin menyiraminya setiap hari. Tunas akan tumbuh dan siap dipindahkan saat sudah berumur 2-3 minggu setelah penanaman.

Penanaman bibit

Saat bibit pir sudah mulai tumbuh, langkah selanjutnya adalah memindahkannya pada pot atau polybag. Namun sebelumnya, siapkan media tanamnya terlebih dahulu yang nantinya akan dimasukkan ke dalam polybag. Gunakan saja campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Setelah bibit pir sudah mulai besar, inilah waktunya memindahkannya ke lahan yang lebih luas.

Baca Juga  Cara Budidaya Buah Nangka yang Baik Agar Berbuah Cepat

Siapkan terlebih dahulu lubang dengan ukuran diameter 50×50 cm, kemudian siapkan juga campuran tanah dan pupuk kandang. Setelah itu, pindahkan bibit pir yang sudah besar tadi ke lubang tanam. Tutup dengan campuran tanah dan pupuk kandang tadi.

Perawatan tanaman

Setiap tanaman pastinya butuh perawatan rutin untuk bisa tumbuh lebih baik dan cepat berbuah. Sama halnya dengan tanaman pir ini. Anda harus merawatnya dengan baik agar bisa lebih cepat tumbuh dan sehat, serta juga buahnya bisa berlimpah.

Lakukan penyiraman secara rutin agar nutrisinya tetap terpenuhi. Jangan lupa juga melakukan penyiangan dan pengendalian dari hama. Lakukan juga pemupukan susulan dengan memberinya pupuk kandang atau pupuk kompos. Pemangkasan juga perlu dilakukan saat tanaman kira-kira berusia 2-3 tahun.

Demikian tadi informasi cara budidaya buah pir agar cepat berbuah yang bisa kami bagikan. Semoga informasi diatas bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: Hamba Muizun