Pentingnya Cahaya Matahari Untuk Pertumbuhan Tanaman Hias

By On Thursday, July 21st, 2016 Categories : Tanaman Hias
Advertisement

Pentingnya Cahaya Matahari Untuk Pertumbuhan Tanaman Hias – Cahaya adalah salah satu faktor paling penting yang berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman, ini dikarenakan cahaya sangat dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses kunci dalam proses metabolisme tumbuhan.

Tiap tanaman atau jenis pohon memang mempunyai toleransi yang berlainan terhadap cahaya matahari. Ada tanaman yang dapat tumbuh baik di tempat terbuka, namun ada juga tanaman yang bisa tumbuh dengan baik pada tempat teduh atau bernaungan. Ada pula tanaman yang memerlukan intensitas cahaya yang berbeda sepanjang periode hidupnya. Pada waktu masih muda, tanaman tersebut memerlukan cahaya dengan intensitas rendah dan menjelang sapihan mulai memerlukan cahaya dengan intensitas tinggi.

Kebutuhan cahaya pada suatu tanaman yang mengalami proses pertumbuhan di waktu muda (tingkat anakan) berkisar antara 50 – 85 % dari cahaya total. Untuk jenis-jenis semitoleran naungan untuk anakan diperlukan sampai umur 3 – 4 tahun atau sampai tanaman mencapai tinggi 1 – 3 meter. Sedangkan untuk jenis-jenis toleran lebih lama lagi yaitu 5 – 8 tahun. Sangat sedikit jenis yang tergolong intoleran antara lain Shorea concorta.

Tanaman yang mendapatkan intensitas cahaya yang baik, memang akan terlihat lebih sehat dan segar. Sedangkan tanaman yang kurang mendapatkan cahaya dengan baik, maka akan terlihat tanaman hias tersebut memiliki daun yang lebih kecil dan kusam kekuningan dibandingkan dengan tanaman yang cukup cahaya. Daun tanaman yang cukup cahaya lebih lebar nampak berwarna hijau segar. Tanaman yang berada atau diletakkan di tempat gelap, akan mengaktifkan hormon auksinnya sehingga tanaman yang berada di tempat gelap akan mengalami pemanjangan sel. Di tempat yang terang hormon auksin mudah rusak oleh intensitas cahaya yang tinggi. Di tempat yang terang pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, dan di tempat yang gelap terjadi etolasi (pemanjangan diujung melekuk).

Baca Juga  Kumpulan Gambar Bunga Daisy yang Menarik Hati

Secara fisika, radiasi matahari merupakan gelombang- gelombang elektromagnetik dengan berbagai panjang gelombang. Tidak semua gelombang- gelombang tadi dapat menembus lapisan atas atmosfer untuk mencapai permukaan bumi. Umumnya kualitas cahaya tidak memperlihatkan perbedaan yang mencolok antara satu tempat dengan tempat lainnya, sehingga tidak selalu merupakan faktor ekologi yang penting.

Umumnya tumbuhan teradaptasi untuk mengelola cahaya dengan panjang gelombang antara 0,39 – 7,6 mikron. Klorofil yang berwarna hijau mengasorpsi cahaya merah dan biru, dengan demikian panjang gelombang itulah yang merupakan bagian dari spectrum cahaya yang sangat bermanfaat bagi fotosintesis.

1

Pada ekosistem daratan kualitas cahaya tidak mempunyai variasi yang berarti untuk mempengaruhi fotosintesis. Pada ekosistem perairan, cahaya merah dan biru diserap fitoplankton yang hidup di permukaan sehingga cahaya hijau akal lewat atau dipenetrasikan ke lapisan lebih bawah dan sangat sulit untuk diserap oleh fitoplankton.

Pengaruh dari cahaya ultraviolet terhadap tumbuhan masih belum jelas. Yang jelas cahaya ini dapat merusak atau membunuh bacteria dan mampu mempengaruhi perkembangan tumbuhan (menjadi terhambat), contohnya yaitu bentuk- bentuk daun yang roset, terhambatnya batang menjadi panjang.

Intensitas cahaya atau kandungan energi merupakan aspek cahaya terpenting sebagai faktor lingkungan, karena berperan sebagai tenaga pengendali utama dari ekosistem. Intensitas cahaya ini sangat bervariasi baik dalam ruang/ spasial maupun dalam waktu atau temporal.

Intensitas cahaya terbesar terjadi di daerah tropika, terutama daerah kering (zona arid), sedikit cahaya yang direfleksikan oleh awan. Di daerah garis lintang rendah, cahaya matahari menembus atmosfer dan membentuk sudut yang besar dengan permukaan bumi. Sehingga lapisan atmosfer yang tembus berada dalam ketebalan minimum.

Intensitas cahaya menurun secara cepat dengan naiknya garis lintang. Pada garis lintang yang tinggi matahari berada pada sudut yang rendah terhadap permukaan bumi dan permukaan atmosfer, dengan demikian sinar menembus lapisan atmosfer yang terpanjang ini akan mengakibatkan lebih banyak cahaya yang direfleksikan dan dihamburkan oleh lapisan awan dan pencemar di atmosfer.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Bonsai dengan Mudah di Rumah

Demikianlah ulasan singkat mengenai Pentingnya Cahaya Matahari Untuk Pertumbuhan Tanaman Hias, semoga tulisan ini bermanfaat dan memberikan informasi tambahan bagi anda pecinta tanaman hias. Terimakasih telah berkunjung 🙂

Advertisement
Pentingnya Cahaya Matahari Untuk Pertumbuhan Tanaman Hias | Tanaman Hias | 4.5